Selamat Datang di Web Desa Bulurejo

Statistik COVID-19

Positif

Jiwa

Sembuh

Jiwa

Meninggal

Jiwa

Status COVID-19 di Desa

ODR

0 Orang

ODP

0 Orang

PDP

0 Orang

OTG

0 Orang

Positif

0 Orang

BERITA COVID19.GO.ID

  • Kesembuhan Kumulatif COVID-19 Semakin Bertambah Mencapai 470.449 Orang
       
    JAKARTA - Jumlah pasien sembuh dari COVID-19 per hari ini sudah mencapai 470.449 orang atau 82,6%. Jumlah kesembuhan kumulatif ini sudah termasuk penambahan pasien sembuh harian per 5 Desember 2020 sebanyak 4.271 orang.  Lalu, provinsi lain berdasarkan urutan lima besar penambahan pasiensembuh, DKI Jakarta urutan pertama dengan menambahkan 1.011 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 128.988 kasus. Diikuti Jawa Barat menambahkan pasien sembuh sebanyak 685 kasus dan kumulatifnya mencapai 47.466 kasus.  Jawa Timur menempati urutan ketiga dengan kesembuhan harian, sebanyak 444 pasien sembuh harian, namun kumulatifnya masih kedua tertinggi mencapai 56.386 kasus. Urutan keempat di Jawa Tengah menambahkan pasien sembuh sebanyak 362 kasus dan kumulatifnya bertambah menjadi 41.672 kasus. Riau masuk urutan kelima menambahkan kesembuhan harian dengan 202 kasus dan kumulatifnya 18.586 kasus.  Pada penambahan pasien terkonfirmasi positif harian, yaitu sebanyak 6.027 kasus. Untuk jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga saat ini, berjumlah 569.707 kasus. Meskipun demikian, jumlah kasus aktif, yakni pasien COVID-19 yang masih menjalani masa perawatan, per hari ini berjumlah 81.669 kasus atau 14,3% dari pasien terkonfirmasi.  Untuk rincian penambahan pasien terkonfirmasi positif harian per provinsi, DKI Jakarta hari ini urutan tertinggi, menambahkan sebanyak 1.360 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi sebanyak 142.630 kasus. Diikuti Jawa Barat urutan kedua harian dengan menambahkan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 1.086 kasus dan kumulatifnya mencapai 57.885 kasus.  Urutan ketiga ada di Jawa Tengah menambahkan 758 kasus dan kumulatifnya, provinsi ini masih berada di urutan ketiga nasional dengan 59.986 kasus. Jawa Timur urutan keempat harian, menambahkan sebanyak 539 kasus dan kumulatifnya masih kedua tertinggi sebanyak 64.440 kasus. Urutan terakhir dalam lima besar harian, berada di Kalimantan Tengah menambahkan 260 kasus dan kumulatifnya mencapai 6.621 kasus.  Untuk kasus pasien meninggal harian juga masih bertambah sebanyak 110 kasus dan kumulatifnya menjadi 17.589 17.479 kasus atau 3,1% dari pasien terkonfirmasi. Dari rincian per provinsi, Jawa Timur urutan pertama harian dengan menambahkan pasien meninggal sebanyak 24 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi sebanyak 4.550 kasus. DKI Jakarta menjadi yang terbanyak kedua mencatatkan 23 pasien meninggal dan kumulatifnya urutan kedua bertambah menjadi 2.778 kasus.  Urutan ketiga harian ada di Jawa Tengah menambahkan 10 kasus dan kumulatifnya mencapai 2.424 kasus. Sumatera Barat urutan keempat menambahkan pasien meninggal sebanyak 8 kasus dan kumulatifnya mencapai 417 kasus.  Lampung masuk urutan kelima menambahkan harian sebanyak 6 kasus dan kumulatifnya menjadi 176 kasus. Sementara untuk Jawa Barat jumlah kumulatifnya masih berada di urutan keempat sejumlah 955 kasus, termasuk penambahan pasien meninggal hari ini sebanyak 4 kasus.  Dari data hasil uji 426 laboratorium jejaring per 4 Desember 2020, jumlah spesimen selesai diperiksa per hari sebanyak 54.922 spesimen dan kumulatifnya 5.981.908 spesimen. Jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 36.941 orang dan kumulatifnya 4.029.428 orang.  Dan jumlah negatif dari hasil periksa, per hari ini sebanyak 30.914 orang dan kumulatifnya 3.459.721 orang. Untuk positivity rate berada di angka 14,1%. Selain itu per hari ini jumlah suspek tercatat ada 69.926 kasus. Untuk sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan bertambah 1 daerah lagi menjadi 508 kabupaten/kota. Jakarta, 5 Desember 2020 Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional (ISTA/QQ/VJY) ...
  • Cerita Dokter Relawan di Garda Terdepan Penanganan COVID-19
       
    Panggilan hati, dedikasi dan integritas menjadikan banyak orang mengabdi bagi penanganan COVID-19 di garda terdepan. JAKARTA - Banyak cara untuk mengabdi bagi kemanusian di tengah pandemi ini. Salah satunya seperti yang dilakukan dr. Aulia Giffarinnisa. Panasnya baju dan perlengkapan APD yang membekap tubuhnya dan puasa yang harus dijalani saat bertugas, tidak membuatnya mundur dari pengabdian di garis depan penanganan COVID-19 di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet, Jakarta. Awalnya, perempuan yang disapa Farin ini tidak mengantongi izin dari keluarganya. Pasalnya, korban jiwa dan kasus positif terus bertambah sejak kasus pertama diumumkan pemerintah secara resmi pada awal Maret 2020. Berperang dengan virus yang begitu cepat berpindah dan menginfeksi banyak orang membuat keluarga Farin ragu dengan keputusan yang diambil dokter yang pernah bertugas di daerah Sulawesi Selatan ini. “Saya tidak menyerah dengan keinginan saya untuk mengabdikan diri, saya terus meyakinkan orang tua dan keluarga. Akhirnya izin dari orangtua saya keluar pada Agustus lalu dan mulai September saya bertugas di Wisma Atlet,” kisahnya dalam Dialog Produktif yang mengangkat tema ‘Berbakti untuk Kemanusiaan Tanpa Pamrih’. Dialog ini diselenggarakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) di Media Center KPCPEN, Jumat (4/11) dalam rangka Hari Relawan Internasional pada 5 Desember. Selama bertugas, banyak suka duka yang dihadapinya apalagi pada September lalu, tempat tidur di komplek Wisma Atlet hampir penuh. “Awalnya takut, namun akhirnya cepat beradaptasi. Sistem kerja shift 8 jam namun karena memakai APD maka harus bersiap satu jam sebelumnya. Selama bertugas juga tidak boleh membuka APD jadi tidak boleh buang air dan terpaksa puasa,” ceritanya. Meski termasuk dokter muda dan dari daerah, Farin merasa aman dan nyaman selama melayani pasien. Dia juga tidak merasa berjarak dengan tenaga medis dan kesehatan lainnya. “Di sini semuanya satu misi untuk menangani COVID-19 jadi semuanya disiplin. Beda dengan di luar, masih ada yang cuek dengan protokol kesehatan,” tuturnya. Diakuinya, dalam dinamika bertugas pasti ada sejumlah tantangan utamanya dari para pasien yang dirawatnya, apalagi Farin bertugas untuk menangani pasien yang masuk kategori bergejala berat. “Agak tertekan ketika menghadapi pasien yang ngeyel karena tidak nyaman dalam perawatan. Kadang mereka sering melepas selang oksigen padahal mereka sangat perlu hanya mereka merasa tidak nyaman,” ujarnya. Jika menemukan pasien-pasien seperti itu, Farin mengaku akan melakukan pendekatan secara psikologis. Dia berusaha memahami para pasien banyak tertekan karena tidak ditemani oleh keluarga. “Mereka hanya  didampingi dokter dan tenaga kesehatan. Salah satu pengalaman tidak terlupakan menyaksikan bagaimana proses pasien yang satu bulan dirawat dengan gejala parah sekali hingga akhirnya bisa sembuh dan dinyatakan negatif dan diijinkan pulang,” ujarnya. Kepada masyarakat luas, dr. Farin berpesan agar jangan menunggu dan berpikir lama untuk berkontribusi mulai dari hari yang paling kecil dan mudah dilakukan. “Kontribusi minimal yang dapat dilakukan adalah mencegah penularan dari diri sendiri dan orang di sekitar. Laksanakan protokol kesehatan 3M,” tegas dokter yang sangat berharap agar segera ada vaksinasi ini. PEN/RL/MJS ...

Artikel Terkini

  • Keunggulan Desa
    03 Juni 2020 16:59:33  Administrator  60 Kali Dibaca  0 Komentar 
    Keunggulan Desa
  • Data Desa
    24 Agustus 2016 14:14:59  Administrator  127 Kali Dibaca  0 Komentar 
    Data Desa
  • Pemerintah Desa
    24 Agustus 2016 10:39:56  Administrator  96 Kali Dibaca  0 Komentar 
    Pemerintah Desa
  • Kontak Kami
    29 Juli 2013 18:28:31  Administrator  84 Kali Dibaca  0 Komentar 
    Kontak Kami
  • Profil Desa
    29 Juli 2013 17:46:44  Administrator  93 Kali Dibaca  0 Komentar 
    Profil Desa

Layanan Mandiri

    Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Wilayah Desa

Aparatur Desa

Sinergi Program

Agenda

Statistik Penduduk

Komentar Terkini

Info Media Sosial

Lokasi Kantor Desa

Alamat Jl. Cawang, Karet, Bulurejo, Kec. Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah.
Desa Bulurejo
Kecamatan Mertoyudan
Kabupaten Magelang
Kodepos 56172
Telepon
Email

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:19
    Kemarin:11
    Total Pengunjung:7,426
    Sistem Operasi:Unknown
    IP Address:3.239.45.252
    Browser:Unknown

Arsip Artikel

03 Juni 2020 16:59:33  60 Kali
Keunggulan Desa
24 Agustus 2016 14:14:59  127 Kali
Data Desa
24 Agustus 2016 10:39:56  96 Kali
Pemerintah Desa
30 April 2014 18:23:24  68 Kali
Profil Potensi Desa
29 Juli 2013 18:28:31  84 Kali
Kontak Kami
29 Juli 2013 17:46:44  93 Kali
Profil Desa
24 Agustus 2016 10:39:56  96 Kali
Pemerintah Desa
03 Juni 2020 16:59:33  60 Kali
Keunggulan Desa
30 April 2014 18:23:24  68 Kali
Profil Potensi Desa
29 Juli 2013 17:46:44  93 Kali
Profil Desa
29 Juli 2013 18:28:31  84 Kali
Kontak Kami
24 Agustus 2016 14:14:59  127 Kali
Data Desa